Manufaktur adalah suatu cabang industri yang mengaplikasikan peralatan dan suatu medium proses untuk transformasi bahan mentah menjadi barang jadi untuk dijual. Upaya ini melibatkan semua proses antara yang dibutuhkan untuk produksi dan integrasi komponen-komponen suatu produk. Beberapa industri, seperti produsen semikonduktor dan baja, juga menggunakan istilah fabrikasi atau pabrikasi. Sektor manufaktur sangat erat terkait dengan rekayasa atau teknik.
5/08/2012
3/31/2012
jepang rock genre
J-Rock atau Japanese rock (日本のロック nihon no rokku?, rock Jepang) digunakan untuk menyebut genre musik rock yang ada di Jepang.
Aliran musik J-Rock menjadi populer di Indonesia berkat kepopuleran penayangan anime di televisi dengan lagu tema (soundtrack) yang dibawakan penyanyi dan kelompok musik Jepang.
Sejarah musik rock Jepang
Sejarah J-Rock dimulai tahun 1957 dengan dikenalnya musik rock di Jepang bersamaan dengan puncak kepopuleran rockabilly yang merupakan salah satu gaya rock 'n' roll.
Rockabilly yang dimulai di berbagai kelab jazz melahirkan penyanyi rockabilly seperti Mickey Curtis, Masaaki Hirao, dan Keijirō Yamashita. Pada bulan Februari 1958, ketiganya tampil dalam konser Westan Kānibaru I (Western Carnival I) di gedung pertunjukan bernama Nihon Gekijō, Tokyo.
Di akhir dekade 1950-an, kepopuleran rockabilly yang mulai surut digantikan era Kabā Popsu (cover pops) yang terdiri dari berbagai jenis musik. Di antara tokoh cover pops terdapat musisi seperti Yūya Uchida dan Isao Bitō yang berakar pada genre rockabilly. Selain itu, cover pops dengan gaya Liverpool Sound lahir mengikuti kepopuleran grup-grup musik seperti The Beatles di sekitar tahun 1963.
Gitar elektrik produk dalam negeri yang bisa dibeli dengan harga murah membantu terciptanya demam Ereki (musik rock dengan gitar elektrik). Istilah "Ereki" merupakan singkatan dari kata erekigitā (エレキギター?, gitar listrik). Penggemar musik rock di Jepang banyak yang berganti identitas dari pendengar setia menjadi musisi rock.
Dari Ereki ke Liverpool Sound dan British beat
Sekitar tahun 1964-an, The Astronauts dan The Ventures menjadi populer di Jepang. Musik yang dimainkan musisi seperti Terauchi Takeshi to Burū Jīnzu (Takeshi Terauchi & Blue Jeans) disebut surf music alias musik Ereki (Eleki). Rekaman lagu The Astronauts dan The Ventures dengan lirik bahasa Jepang seperti yang dibawakan Fujimoto Kōichi juga menjadi hit. Musik Ereki dengan seketika mencapai puncak kepopuleran. Grup band Ereki di Jepang pada masa itu tidak saja memainkan lagu-lagu surf music, melainkan juga lagu-lagu berirama Liverpool Sound milik berbagai grup band asal Inggris yang menandai era gerakan musik British Invasion. Pada tahun 1965, Yuzo Kayama membentuk band Ereki tiruan The Ventures yang disebut The Launchers. Grup musik ini begitu populer hingga Yuzo Kayama dijadikan peran utama dalam film Ereki no wakadaishō (Electric Guitar Young Guy atau Campus A-Go-Go).
Pada tahun yang sama, Tokyo Beatles merilis piringan hitam berisi lagu-lagu The Beatles dengan lirik bahasa Jepang. Selain itu, Tokyo Beatles juga mengeluarkan PH berisi lagu-lagu yang pernah dibawakan grup musik Inggris yang memainkan Liverpool Sound.
Group sounds
Kedatangan The Beatles untuk tampil dalam pertunjukan di Jepang membuat grup-grup musik Ereki berganti warna musik agar ikut bisa bergaya British Invasion. Di antara perintis British Invasion di Jepang terdapat grup musik seperti Jackey Yoshikawa and his Blue Comets dan The Spiders. Pada saat yang bersamaan tampil grup musik berirama Group Sounds (Gurūpu Saunzu). Aksi panggung band-band berirama Group Sounds banyak meniru grup musik berirama British Invasion, tapi sebagian besar singel dan album mereka tidak berirama rock, melainkan Kayōkyoku atau Wasei Pops (pop Jepang).
Era 1960-an hingga 1970-an
Akhir dekade 1960-an hingga pertengahan dekade 1970-an diwakili grup-grup musik seperti Hadaka no Rallies, Jacks, RC Succession, Joe With Flower Travellin' Band, Mickey Curtis & Samurai, Blues Creation, Murahachibu, The Mops, PYG, Happy End, Sadistic Mika Band, Fried Egg, Yonin Bayashi, Magical Power Mako, Zunō Keisatsu dan Gedō. Tidak juga ketinggalan grup rock seperti Carol, Cools, dan band asal Kansai seperti Funny Company yang disebut sebagai Carol-nya Jepang bagian barat.
Daerah Kansai di dekade 1970-an diwarnai dengan rock aliran blues rock yang mirip southern rock. Musik jenis ini dibawakan pemusik rock seperti Ueda Masaki and South to South, serta West Road Blues Band. Sementara itu, angin Okinawan rock berhembus dari Okinawa. Aliran ini dibawakan Katchan Condition Green dan grup Murasaki. Dari namanya saja, grup Murasaki (bahasa Jepang untuk warna ungu) sudah jelas ingin diasosiasikan dengan Deep Purple. Dari Nagoya tampil Kondō Fusanosuke dengan grup Break Down. Ayukawa Makoto dengan grupnya yang bernama Son House tampil dari Fukuoka dan nantinya disebut perintis Mentai Rock.
Era rock Jepang hingga tahun 1980-an
Dekade 1970-an dimeriahkan Ryudo Uzaki dengan kelompoknya yang Downtown Boogie-Woogie Band, grup Carol yang mendapat pengaruh kuat The Beatles, Off Course, dan Tulip. Selain itu, mantan anggota kelompok irama group sounds The Tigers yang berkarier solo, Kenji Sawada terus menghasilkan singel dan album berwarna rock. Takurō Yoshida dan Yōsui Inoue adalah penyanyi paling laris di Jepang saat itu. Keduanya dipengaruhi Bob Dylan dan musik-musik mereka bergaya folk rock. Sementara itu, grup musik yang paling laris adalah Garo dan NSP (grup musik) yang mendapat pengaruh dari Crosby, Stills, Nash & Young.
Grup musik yang terkenal di Jepang pada pertengahan dekade 1970-an, misalnya: Kai Band yang memiliki warna rock yang kuat, Shōgo Hamada, Miyuki Nakajima, dan Momoe Yamaguchi yang banyak membawakan lagu ciptaan Ryūdō Uzaki. Walaupun banyak grup musik rock yang terkenal, musik rock masih belum diterima seluruh lapisan masyarakat.
Keadaan ini diubah oleh band Carol yang didirikan Eikichi Yazawa dan tiga tokoh rock ternama: Sera Masanori & Twist, Shinji Harada, Char yang dikenal sebagai "tiga besar dalam rock" (rokku gosanke). Musik rock makin mudah diterima orang Jepang berkat Southern All Stars yang memulai debutnya di tahun 1978, The Alfee, Kenji Sawada, dan Godiego (hanya single yang dirilisnya saja). Di akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an bermunculan musisi dan grup rock seperti Terao Akira, Creation, Yoshito Machida, Yamanaka Joe, Yanagi George & Rainy Wood, RC Succession, Monta & Brothers, Masaki Ueda, Kai Band, Shōgō Hamada, dan Masahiro Kuwana yang banyak melahirkan lagu-lagu hit. Bulan Maret 1980, Motoharu Sano memulai debutnya, tapi masih kurang mendapat sambutan.
Era new wave
Jepang di sekitar tahun 1980-an ramai dengan grup musik berbagai aliran seperti punk rock, new wave, techno-pop, hard rock, dan heavy metal. Grup musik yang mewakili era tersebut, misalnya: BOW WOW, Loudness, Yellow Magic Orchestra, Anthem, Earthshaker, 44Magnum, dan Hound Dog. Dari Fukuoka tampil grup-grup seperti Sheena & The Rokkets yang dipimpin Ayukawa Makoto, The Mods, A.R.B., The Roosters, dan The Rockers yang membawakan aliran Mentai Rock, serta The Checkers. Grup lain asal periode ini misalnya, Chanels (Rats & Star) yang dibesarkan di live house. Dari daerah Kanto tampil grup-grup musik seperti Plastics, Anarchy, Juicy Fruits, The Venus, Ippudō, Hikashu, dan P-Model.
Era band
Boøwy memulai debutnya di tahun 1982 dan band ini nantinya mempunyai pengaruh kuat dalam dunia musik rock Jepang. Sejak akhir dekade 1970-an, grup musik dari label rekaman Indies terus populer, sehingga terjadi "Band Boom" di Jepang pada paruh kedua dekade 1980-an. Pada masa itu terdapat banyak sekali grup-grup musik yang populer. Princess Princess, Unicorn, Jun Sky Walker(s), Bakufu-Slump, dan Pink Sapphire adalah nama-nama grup musik pencetak banyak sekali lagu hit di pertengahan tahun 1980-an. Di jalur heavy metal, Seikima II merupakan band yang paling populer dan sering tampil di televisi.
B'z memulai debutnya tahun 1988. Pada tahun yang sama, album berjudul Covers oleh RC Succession dihentikan peredarannya akibat protes berbagai kalangan karena lagu-lagu bertema antiperang dan antinuklir. X Japan memulai debutnya di tahun 1989 dan berhasil menggetarkan Jepang dengan musik heavy metal yang dapat diterima semua kalangan. X Japan merupakan perintis gerakan musik Visual Kei yang melahirkan band-band yang mengekor ketenaran X Japan. Dari label Indies lahir grup rock Kin-Show (King-Show) yang bernaung di bawah perusahaan rekaman Nagomu Record.
Di akhir dekade 1980-an, The Flipper's Guitar memulai debutnya sebagai pemimpin gaya Shibuya Kei nantinya menjadi sub-budaya tersendiri. Gerakan musik Shibuya Kei memadukan unsur musik jazz, fusion, dan musik tradisional Jepang. Di sekitar waktu yang sama, Ozaki Yutaka juga mencapai puncak ketenaran. Lagu-lagunya bertema kritik sosial yang dilihat dari sudut pandang generasi muda.
Akhir "Band Boom"
Mr.Children yang beranjak dari live house La Mama di Shibuya memulai debutnya di tahun 1994. Kesuksesan Mr.Children diikuti oleh Spitz, ulfuls, The Yellow Monkey, dan Elephant Kashimashi.
Pertengahan dekade 1990-an merupakan puncak ketenaran band Visual Kei. Kehadiran Luna Sea mendapat sambutan luar biasa penggemar musik Jepang, diikuti oleh Glay dan L'Arc~en~Ciel (walaupun L'Arc~en~Ciel sendiri menolak disebut sebagai band Visual Kei).
Lagu-lagu dari band Visual Kei banyak dipakai sebagai lagu tema anime dan permainan video, sehingga keberhasilan anime dan permainan video di luar Jepang turut menyeret kepopuleran band Visual Kei di luar Jepang. Sementara itu, penyanyi rock wanita seperti Maki Oguro, Nanase Aikawa, dan Ringo Shiina sedang berada di puncak ketenaran. Di saat yang bersamaan muncul tren mendirikan grup musik campuran dengan vokalis wanita, seperti Judy and Mary dan Hysteric Blue. Pada waktu itu juga populer grup The High-Lows yang didirikan Hiroto Kōmoto dan Masatoshi Mashima yang keduanya mantan The Blue Hearts. Aliran baru yang disebut Melodic Hardcore diciptakan oleh Hi-Standard, Nicotine, Snail Ramp, dan Kemuri. Lirik lagu berbahasa Inggris yang sekarang sudah menjadi barang lumrah justru dimulai oleh Hi-Standard. Pada saat yang sama, band wanita Shonen Knife menjadi populer di luar Jepang. Mitos "sukses di luar negeri harus pandai betul memainkan instrumen" luntur dengan keberhasilan Shonen Knife menjadi band pembuka konser Nirvana pada tahun 1993. Beberapa band lain asal Jepang yang populer di luar negeri, misalnya Guitar Wolf, Boredoms, dan The 5.6.7.8's.
Akhir dekade 1990-an ditandai dengan puncak kepopuleran Blankey Jet City dan thee michelle gun elephant. Pada masa itu sering diadakan konser di alam terbuka seperti Fuji Rock Festival. Kelompok musik seperti Number Girl, Supercar, Yura Yura Teikoku yang termasuk aliran Rockin juga banyak menarik perhatian penggemar.
T.M.Revolution, Gackt, dan Kiyoharu yang memulai debutnya sebagai Visual Kei beralih sebagai musisi solo yang terus menghasilkan lagu yang dapat memasuki tangga lagu pop hingga sekarang.
Tahun 2001 hingga sekarang
Di awal tahun 2000-an mulai terdapat gaya Seishun Punk yang dimulai oleh Stance punks, Gagaga SP, dan Going Steady. Saat itu populer grup musik seperti Bump of Chicken, Asian Kung-Fu Generation, dan Acidman yang tergolong genre Shimokita Kei.
Sejak pertengahan tahun 2000-an terdapat banyak sekali grup bergenre Melodic Hardcore dan Emocore seperti Ellegarden dan Asian Kung-Fu Generation. Musisi yang berjasa di masa kejayaan Melodic Hardcore tahun 1990-an juga ikut bangkit kembali, misalnya: mantan anggota Hi-Standar yang bernama Ken Yokoyama berkarier solo, Ultra Brain, dan Snail Ramp.
Saat ini populer kelompok J-Rock seperti Bump of Chicken dan Sambo Master yang matang sebagai grup rock aliran utama. Selain itu juga terdapat Rize, Orange Range, HY, dan Dragon Ash yang tergolong genre Mixture rock. Band dari Indonesia yang beraliran J-Rock bernama J-Rocks band. Lagu terbaru J-Rocks kali ini berjudul Ya Aku.
3/18/2012
mesin CNC
CNC
Numerical Control / NC (berarti "kontrol numerik") merupakan sistem otomatisasi Mesin perkakas yang dioperasikan oleh perintah yang diprogram secara abstark dan disimpan dimedia penyimpanan, hal ini berlawanan dengan kebiasaan sebelumnya dimana mesin perkakas biasanya dikontrol dengan putaran tangan atau otomatisasi sederhana menggunakan cam. Kata NC sendiri adalah singkatan dalam Bahasa inggris dari kata Numerical Control yang artinya Kontrol Numerik. Mesin NC pertama diciptakan pertama kali pada tahun 40-an dan 50-an, dengan memodifikasi Mesin perkakas biasa. Dalam hal ini Mesin perkakas biasa ditambahkan dengan motor yang akan menggerakan pengontrol mengikuti titik-titik yang dimasukan kedalam sistem oleh perekam kertas. Mesin perpaduan antara servo motor dan mekanis ini segera digantikan dengan sistem analog dan kemudian komputer digital, menciptakan Mesin perkakas modern yang disebut Mesin CNC (computer numerical control) yang dikemudian hari telah merevolusi proses desain. Saat ini mesin CNC mempunyai hubungan yang sangat erat dengan program CAD. Mesin-mesin CNC dibangun untuk menjawab tantangan di dunia manufaktur modern. Dengan mesin CNC, ketelitian suatu produk dapat dijamin hingga 1/100 mm lebih, pengerjaan produk masal dengan hasil yang sama persis dan waktu permesinan yang cepat.
NC/CNC terdiri dari tiga bagian utama :
Progam
Control Unit/Processor
Motor listrik servo untuk menggerakan kontrol pahat
Motor listrik untuk menggerakan/memutar pahat
Pahat
Dudukan dan pemegang
prinsip kerja
Prinsip kerja NC/CNC secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut :
Programer membuat program CNC sesuai produk yang akan dibuat dengan cara pengetikan langsung pada mesin CNC maupun dibuat pada komputer dengan software pemrogaman CNC.
Program CNC tersebut, lebih dikenal sebagai G-Code, seterusnya dikirim dan dieksekusi oleh prosesor pada mesin CNC menghasilkan pengaturan motor servo pada mesin untuk menggerakan perkakas yang bergerak melakukan proses permesinan hingga menghasilkan produk sesuai program.
Perkakas dengan varian CNC
Mesin Bor
EDM
Mesin Bubut
Mesin Miling
CNC pengukir kayu
Turret Punch
Mesin pembengkok kawat
Pemotong foam kawat panas
Pemotong Plasma
Pemotong Jet Air
Pemotong Laser
Oxy-fuel
Penghalus permukaan
Grinder Silindris
story of siam shade
Kategori: Musik
Jenis Rock
Artis: Siam Shade
akhirnya gw nulis juga tentang band ini...
pertama kali denger band ini pada sekitar tahun 1999. lagu pertama yg gw dengar dari mereka adalah "dreams" yg jd salah satu fave gw sampe sekarang. ketika Rurouni Kenshin diputer di Indonesia, siam shade kemudian makin dikenal di indonesia karena lagunya 1/3 no junjou na kanjou menjadi salah satu endingnya dan bisa dibilang lagu ini merupakan pintu masuk siam shade ke indonesia. selain itu lagu kumori nochi hare juga sempet menjadi ost. dari dorama berjudul Oni no Sumika. untuk sebuah band, siam shade bisa dikatakan sangat produkti karena selama 6 tahun berada di major label mereka berhasil mengeluarkan 9 album dan 16 singles serta melakukan 72 konser live....
dari semua konser itu hanya 4 konser yang kemudian mereka jadikan DVD...
n pas mereka mengadakan konser terakhir pada 10 maret 2002 gw cuma bisa mimpi dateng ke konser mereka secara pas jaman itu masih kuliah...
ketika tanggal 5 juli 2007 disemua official site member siam shade tertulis :
“We want to give the best of us all on the stage for him. This feeling is the one we all 5 are carrying on. Once again! at the Budohkan.”
2007, July 5th
SIAM SHADE
HIDEKI KAZUMA DAITA NATIN JUN-JI
SIAM SHADE LIVE in Budohkan “HEART OF ROCK”
Day: 2007 November 18th (Sunday)
Place: Japan Martial Art Hall
Open: 16:00 hrs.
Start: 17:00 hrs.
Ticket Sale: Since October 7th (Sunday)
Ticket: 6.300 Y // 6.800 Y (including tax)
gw sempet gak percaya, tapi pas buka forum n kontak temen2 sesama fans siam shade dari seluruh penjuru dunia..ternyata mang bener..mereka akhirnya kembali lagi...sebuah konser untuk mengenang salah satu dari dua manajer mereka yang berjasa membesarkan siam shade hingga akhirnya berhasil mewujudkan cita-cita mereka, yaitu : one man live di Budohkan.
ini yg membuat gw akhirnya memutuskan wat menulis tentang siam shade secara gw g bisa pergi ke konser mereka...misalnya gw harus bunuh orang wat bisa dateng ke konser reuni ini, pasti gw lakuin *LOL*...
yg jelas kalo DVDnya ntar keluar, pasti gw beli...
sebelum konser ini mereka juga merilis SIAM SHADE XI COMPLETE BEST ~HEART OF ROCK~ yang berisi 30 lagu berdasarkan polling yg di offical site yang kembali dibuka...
The best Japanese rock band ever….
Karakter musik mereka dibentuk oleh :
Twin vocals – harmonisasi dua karakter vocal berbeda : HIDEKI dan KAZUMA
Twin guitars - kedua melodi yang saling mengisi : DAITA dan KAZUMA (sekarang : Kazuma Endoh)
Bass – dengan heavy sound yang mendukung akar dari semua lagu oleh NATIN(sekarang : NATCHIN)
Drums – rhythm yang penuh variasi tanpa membunuh bagian lain oleh JUNJI(sekarang : JUN-JI)
Hard, powerful and aggressive, but melodious, cathy and rhythmical.....
Mungkin itu kata-kata paling tepat untuk menggambarkan bagaimana musik yang dibawakan oleh band yang artinya “close shadow” ini. salah satu yang akan selalu diingat oleh setiap orang ialah kemampuan musikalitas mereka yang diatas rata-rata. siam shade mampu mencipatakan musik yang terasa “penuh” tapi tidak “menyesakkan” bagi orang yang mendengarkan mereka. Dan meski mereka tidak sebesar X, Luna Sea ataupun Laruku, SIAM SHADE sampe sekararang masih diakui dan dikenang sebagai salah satu band J-rock terbaik yang pernah ada.
Sebagian besar orang mengenal siam shade ketika single ke 6 mereka "Sanbun No Ichi No Junjoh Na Kanjoh " yang dirilis pada 27 November dijadikan ending anime Rurouni Kenshin alias Samurai X.
Band ini diawali oleh keinginan NATIN yang ingin membuat band kemudian dia mengajak HIDEKI yang merupakan teman satu SMA pada taun 1991. pada desember 2002, KAZUMA ikut bergabung dan mereka mulai mengadakan konser-konser live dengan didukung oleh dua orang anggota lainnya yaitu : Ataru dan A. Pada 1 mei 1993 mereka memutuskan memakai nama SIAM SHADE dan membagikan secara gratis demo tape berisi 4 track yang dibuat dari uang sebesar 1000000¥ hasil main pachinko. Pada bulan Juli, DAITA ikut bergabung(sebelumnya ia juga pernah ikut satu kali dalam live SIAM SHADE, dan alasannya kali ini bergabung dengan SIAM SHADE ialah karena dia butuh duit untuk membiayai peralatan gitarnya). Pada bulan Desember mereka berhasil mengadakan one-man live pertama mereka di Machida PLAY HOUSE dan membagikan gratis single indie “DOLL”. Pada bulan mei 1994, JUNJI ikut bergabung dan akhirnya terbentuklah formasi SIAM SHADE yang akan menjadi salah satu band terbaik yang pernah ada. Pada bulan desember, SIAM SHADE merilis album indie “SIAM SHADE’ yang menduduki posisi no 2 di chart indie jepang.
Tahun 1995, SIAM SHADE melakukan konser nasional pertama mereka selama maret-april. Pada tanggal 21 oktober mereka merilis single mayor pertama “RAIN” dibawah label Sony Records [sekarang : SME Records] dan disusul album pertama "SIAM SHADE II"[semua album SIAM SHADE menggunakan angka romawi, hanya album ketiga yang diberi nama ZERO].
Bulan February 1996, SIAM SHADE merilis single kedua "TIME'S "dan disusul dengan album kedua SIAM SHADE III pada bulan Oktober. Pada saat ini CHACK mengubah namanya menjadi HIDEKI.
Single ketiga "Why not? " dirilis pada 21 February dan disusul dengan kumpulan video pertama mereka yang diberi nama "SIAM SHADE". Selama taun 1996 ini mereka juga mengeluarkan tiga single lagi yaitu : “RISK” pada 21 mei, "PASSION" pada tanggal 10 Juli, dan yang terakhir "Sanbun No Ichi No Junjoh Na Kanjoh pada tanggal 27 November.
Album ketiga SIAM SHADE IV – Zero dirilis pada tanggal 21 January 1998. kumpulan video mereka "SIAM SHADE V2 Clips '95 - '97" dirilis pada tanggal 1 maret 1998. single ketujuh "Glacial LOVE" dirilis pada tanggal 13 mei dan disusul dengan single “Dreams” pada 5 agustus. Single kesembilan dirilis pada 28 oktober dan diberi judul "NEVER END". Album keempat SIAM SHADE V dirilis pada tanggal 2 desember.
Bulan February 1999 SIAM SHADE membagi-bagikan single "LOVESICK " secara gratis. Dan merilis single kesepuluh "Kumori Nochi Hare . video ketiga mereka "SIAM SHADE V3" dirilis pada tanggal 20 maret. SIAM SHADE juga ikut dalam album tribute "hide TRIBUTE SPIRITS".pada 1 mei. Video live pertama mereka "SIAM SHADE V4 TOUR 1999 MONKEY SCIENCE FINAL YOYOGI" dirilis pada 30 agustus dan disusul versi DVD pada tanggal 22 September. Sebelum perilisan versi DVD, SIAM SHADE mengeluarkan single "BLACK" yang merupakan single kesebelas dan disusul single kedua belas mereka "1999" pada 22 September.
"Setsunasa Yori Mo Tohku He menjadi single ketiga belas SIAM SHADE yang dirilis pada tanggal 19 april 2000. pada tahun ini pula SIAM SHADE tampil diluar negeri, tepatnya pada tanggal 16 Juli di acara "Pusan International Rock Festival 2000" di Korea Selatan(SIAM SHADE merupakan artis jepang pertama yang melakukan live di korea selatan karena pada saat itu bahasa Jepang masih dilarang oleh pemerintah korea selatan karena alasan politis). Sepuluh hari sesudah tampil di "Pusan International Rock Festival 2000" mereka merilis album kelima "SIAM SHADE VI" yang juga merupakan double album pertama mereka. Video dan DVD kelima mereka dirilis pada 9 september dengan nama "SIAM SHADE V5". Album keenam mereka "SIAM SHADE VII" dirilis pada 29 November, lima lagu yang terdapat dalam album ini adalah lagu-lagu mereka yang dirilis ulang dalam versi bahasa Inggris karena bahasa jepang saat itu masih dilarang di korea selatan, sehingga agar album mereka bisa beredar di korea selatan maka harus dirilis dalam bahasa inggris. Versi DVD dari "SIAM SHADE", "SIAM SHADE V2 Clips '95-'97", "SIAM SHADE V3" dirilis pada 6 desember. Pada akhir tahun, 31 desember, video keenam dan DVD "SIAM SHADE V6 LIVE Otokogi" dirilis. Konser live ini merupakan suatu live yang hanya dikhususkan bagi para fans laki-laki, jadi tidak ada penonton perempuan pada konser ini, dan merupakan salah satu konser terbaik SIAM SHADE.
Pada 11 januari 2001 mereka merilis album keenam khusus untuk dijual di korea selatan yang diberi nama "SIAM SHADE". Single keempat belas "Life" dirilis pada 11 April. Single kelima belas "Adrenalin" dirilis pada tanggal 27 September. Dan single terakhir mereka dirilis pada tanggal 28 November, dengan nama "LOVE". Pada tanggal 28 desember 2001 ini mereka berhasil mengadakan one man live di Budohkan, yang diberi tajuk "LIVE in Budohkan -LEGEND OF SANCTUARY-“.
Awal tahun 2002, tepatnya 11 January sebuah berita sangat mengejutkan muncul di official website mereka. Saat itu diumumkan bahwa SIAM SHADE akan mengakhiri karirnya sebagai sebuah band pada 10 maret 2002 dan pada saat yang bersamaan mereka akan mengadakan konser perpisahan di Nippon Budohka. alasan mereka bubar saat itu karena cita-cita mereka ialah untuk melakukan konsert tunggal di budohkan dan siam shade merupakan band yang dibentuk untuk konser di budohkan maka setelah itu terwujud maka sudah saatnya mereka berhenti.sebuah keputusan yang sangat menyesakkan karena mereka sedang berada dalam masa kejayaan, bahkan PM Jepang saat itu Koizumi sampe mengirim surat agar mereka tidak bubar..tapi keputusan sudah diambil...
Sebelum konser perpisahan, SIAM SHADE mengeluarkan dua album best pada 30 januari yang diberi nama "SIAM SHADE VIII -B-side Collection-" dan "SIAM SHADE IX -A-side Collection-" pada 6 maret.
Tanggal 10 Maret 2002 akhirnya datang juga waktu itu….
Konser perpisahan yang diberi nama "LIVE in Budohkan -START & STAND UP-" menjadi akhir perjalan SIAM SHADE sebagai sebuah band…
Setelah berakhirnya SIAM SHADE, mereka mengeluarkan video dan DVD ketujuh "SIAM SHADE V7 LIVE in Budohkan -LEGEND OF SANCTUARY-" pada 27 maret dan pada 29 mei mereka merilis video dan DVD live terakhir mereka "SIAM SHADE V8 START & STAND UP -LIVE in BUDOKAN 2002.03.10-". dan bagi mereka yang beruntung, pada tanggal 27 November dapat memiliki album ke 9 mereka "SIAM SHADE X -The Perfect Collection-" yang merupakan special memorial box dan diproduksi secara terbatas dan hanya dapat dibeli oleh mereka yang memesan sampai tanggal 15 October 2002.
yah meski mereka telah berakhir...
mereka akan tetap hidup dihati para penggemarnya....
Robot
Robot humanoid memainkan trompet.
Robot adalah sebuah alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Istilah robot berawal bahasa Cheko “robota” yang berarti pekerja atau kuli yang tidak mengenal lelah atau bosan. Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industri digunakan dalam bidang produksi. Penggunaan robot lainnya termasuk untuk pembersihan limbah beracun, penjelajahan bawah air dan luar angkasa, pertambangan, pekerjaan "cari dan tolong" (search and rescue), dan untuk pencarian tambang. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu rumah tangga, seperti penyedot debu, dan pemotong rumput.
Saat ini hampir tidak ada orang yang tidak mengenal robot, namun pengertian robot tidaklah dipahami secara sama oleh setiap orang. Sebagian membayangkan robot adalah suatu mesin tiruan manusia (humanoid), meski demikian humanoid bukanlah satu-satunya jenis robot.
Untuk memahami pengertian robot kita coba untuk menelusuri pengertian robot dari beberapa sumber. Pada kamus Webster pengertian robot adalah
“An automatic device that performs function ordinarily ascribed to human beings”
Dari kamus Oxford diperoleh pengertian robot adalah
A machine capable of carrying out a complex series of actions automatically, especially one programmed by a computer.
Pengertian dari Webster mengacu pada pemahaman banyak orang bahwa robot melakukan tugas manusia, sedangkan pengertian dari Oxford lebih umum.
Beberapa organisasi di bidang robot membuat definisi tersendiri. Robot Institute of America memberikan definisi robot sebagai:
“A reprogammable multifunctional manipulator designed to move materials, parts, tools or other specialized devices through variable programmed motions for the performance of a variety of tasks”.
International Standard Organization (ISO 8373) mendefinisikan robot sebagai:
“An automatically controlled, reprogrammable, multipurpose, manipulator programmable in three or more axes, which may be either fixed in place or mobile for use in industrial automation applications”.
Dari beberapa definisi di atas, kata kunci yang ada yang dapat menerangkan pengertian robot adalah:
Dapat memperoleh informasi dari lingkungan (melalui sensor)
Dapat diprogram,
Dapat melaksanakan beberapa tugas yang berbeda
Bekerja secara otomatis
Cerdas (intelligent)
Digunakan di industri
Konstruksi robot
Robot memiliki berbagai macam konstruksi. Di antaranya adalah:
Robot Mobile ( bergerak )
Robot Manipulator ( tangan )
Robot humanoid
Flying Robot
Robot Berkaki
Robot jaringan
Robot Animalia
Robot cybrog
2/25/2012
Lobster Raksasa Tertangkap Jaring Nelayan
Malone kemudian tidak memasaknya, namun menyerahkanya ke Aquarium Negara di Boothbay Harbor. Direktur Aquarium, Aimee Hayden-Rodriques mengatakan, Malone menyerahkannya kepada Departemen Sumber Daya Kelautan untuk dilestarikan.
Lobster raksasa ini memiliki panjang 40 inci atau 101 cm. Karena ukurangnya dan lokasi tertangkapnya di Rockland, Lobster ini dijuluki Rocky, Menurut Hayden-Rodriquez, nama itu juga disamakan seperti petinju, karena capitnya yang cukup besar.
Lobster ini termasuk salah satu tangkapan terbesar yang pernah dibawa ke akuarium. "Melebihi yang lobster biasanya hanya memiliki berat 1 hingga 2 kilogram," ujar Hayden-Rodriquez. Lobster terbesar yang pernah dicatat, dan berhasil ditangkap berada di Nova Scotia dengan berat lebih dari 40 pound (18 kilogram).
Hayden-Rodriquez mengatakan Rocky akan segera dilepas kembali ke laut karena alam liar lebih baik bagi lobster tersebut bila dibandingkan hidup di aqurium.
Jokowi: Target Produksi 'Esemka' 300 Unit Per Bulan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Walikota Solo, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi mengatakan target produksi mobil Esemka diperkirakan hingga 300 buah per bulan.
"Kami membuat target produksi untuk mobil Esemka sebanyak 200 hingga 300 buah per bulan, karena niatnya memang tidak diproduksi dengan manufaktur yang besar," kata Jokowi pada media di Jakarta, Sabtu (25/2).
Jokowi menegaskan bahwa mobil Esemka buah karya siswa SMK Negeri 2 Solo tersebut bukanlah proyek ambisius yang berorientasi pada bisnis semata.
"Mobil Esemka ini adalah mobil rakyat yang dibuat berdasarkan industri rakyat bukan korporat besar yang memproduksi dalam jumlah besar," kata dia.
Untuk memenuhi target produksi tersebut, Jokowi menjelaskan industri tersebut tidak membutuhkan dana besar.
"Untuk biaya gedung dan alat-alat hanya butuh dana Rp55 miliar sedangkan untuk modal kerja butuh Rp40 miliar, dengan dana itu, produksi sudah bisa berjalan," kata dia.
Namun demikian, Jokowi menyatakan Esemka tetap perlu suntikan dana dari pemerintah pusat karena pemerintah kota (pemkot) Solo tidak memiliki dana cukup.
"Kami butuh injeksi dana dari pusat, karena pemkot tidak bisa menutup semua dana itu, tapi kalau pemerintah tidak bisa memberi dana, maka kami terpaksa lari ke investor," kata dia.
Jokowi mengaku sudah ada tiga investor yang menyatakan bersedia untuk mendanai produksi massal mobil Esemka. "Sudah ada tiga investor lokal, dua dari nasional dan satu dari koperasi," kata dia.
Jokowi menambahkan, Esemka harus ditangani oleh anak-anak bangsa tanpa campur tangan investor asing karena mobil Esemka merupakan "brand" atau citra Indonesia. "Kita ingin membangun 'brand' Indonesia dan 'principal' Indonesia," kata dia.
Lebih lanjut Jokowi mengatakan, pada tahap awal, Esemka akan memproduksi tiga jenis mobil yaitu SUV (Sport Utility Vehicle), double cabin, dan mini cart. "Tapi kami akan fokus ke SUV dulu, harga pasar untuk SUV Rp95 juta," kata dia.